TEKNOLOGI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Haiiiii teman-teman apa kabar? Semoga dalam keadaan sehat  yaa😊. Kembali lagi dengan saya Mega Kristina, Mahasiswi Institut Agama Islam Sahid Bogor, Prodi Perguruan Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Alhamdulillah sekarang menginjak semester 3.
Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai "TEKNOLOGI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0" yang dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Media dan Teknologi yang di ampun oleh Ibu Hana Lestari, M.Pd

Seiring berjalannya waktu dan zaman semakin berkembang, terjadi perubahan pada tingkah laku dan perilaku manusia berubah dari masa ke masa. Begitu pula hal ini turut merubah perkembangan sistem pendidikan yang ada di dunia dan di Indonesia. Sistem pendidikan adalah strategi atau metode yang digunakan dalam proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan agar peserta didik dapat secara aktif mengembangkan potensi yang ada di dalam dirinya.
Perkembangan pendidikan di dunia tidak lepas dari adanya perkembangan dari revolusi industri yang terjadi pada dunia ini, karena secara tidak langsung perubahan tatanan pada ekonomi turut merubah tatanan pendidikan di suatu negara. Revolusi industri dimulai dari Revolusi Industri 1.0 terjadi pada abad ke 18 melalui penemuan mesin uap, sehingga memungkinkan barang dapat diproduksi secara masal, 2) Revolusi Industri 2.0 terjadi pada abad ke 19-20 melalui penggunaan listrik yang membuat biaya produksi menjadi murah, 3) Revolusi Industri 3.0 terjadi pada sekitar tahun 1970an melalui penggunaan komputerisasi, dan 4) Revolusi Industri 4.0 sendiri terjadi pada sekitar tahun 2010an melalui rekayasa intelegensia dan internet of thing sebagai tulang punggung pergerakan dan konektivitas manusia dan mesin (Prasetyo & Trisyanti, 2018).



Revolusi industri 4.0 telah mengubah hidup dan kerja manusia secara fundamental. Berbeda dengan revolusi industri sebelumnya, revolusi industri generasi ke-4 ini memiliki skala, ruang lingkup dan kompleksitas yang lebih luas. Kemajuan teknologi baru yang mengintegrasikan dunia fisik, digital dan biologis telah mempengaruhi semua disiplin ilmu, ekonomi, industri dan pemerintah.
Pendidikan 4.0 merupakan istilah umum yang digunakan oleh para ahli teori pendidikan untuk menggambarkan berbagai cara untuk mengintegrasikan teknologi cyber baik secara fisik maupun tidak ke dalam pembelajaran. Ini adalah lompatan dari pendidikan 3.0 yang mencakup pertemuan ilmu saraf, psikologi kognitif, dan teknologi pendidikan, menggunakan teknologi digital dan mobile berbasis web, termasuk aplikasi, perangkat keras dan perangkat lunak dan hal lain dengan E di depannya.
Pendidikan 4.0 adalah fenomena yang merespon kebutuhan revolusi industri keempat dimana manusia dan mesin di selaraskan untuk mendapatkan solusi, memecahkan masalah dan tentu saja menemukan kemungkinan inovasi baru. Pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi, menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan tantangan dan kebutuhan pada era sekarang ini. Kurikulum yang membuka akses bagi generasi milenial mendapatkan ilmu dan pelatihan untuk menjadi pekerja yang kompetitif dan produktif.

Revolusi industri saat ini memasuki fase keempat. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat memberikan dampak yang besar terhadap kehidupan manusia. Banyak kemudahan dan inovasi yang diperoleh dengan adanya dukungan teknologi digital. Layanan menjadi lebih cepat dan efisien serta memiliki jangkauan koneksi yang lebih luas dengan sistem online. Hidup menjadi lebih mudah dan murah. Namun demikian, digitalisasi program juga membawa dampak negatif. Peran manusia setahap demi setahap diambil alih oleh mesin otomatis. Akibatnya, jumlah pengangguran semakin meningkat. Hal ini tentu saja akan menambah beban masalah lokal maupun nasional. Oleh karena itu, untuk memanfaatkan peluang dan menjawab tantangan revolusi industri 4.0, para pemangku kepentingan (stake holders) wajib memiliki kemampuan literasi data, teknologi dan manusia.

Dalam mengahadapi Era Revolusi Industri 4.0 di bidang pendidikan, motivasi saja tidak cukup dalam mewujudkan cita cita making indonesia 4.0, harus ada wujud konkret dan usaha yang keras untuk pemerintah indonesia dan kita semua dalam menyongsong era digitalisasi. Tantangan pasti akan dihadapi dalam setiap transisi inovasi dan teknologi. Kita harus berani dan siap jika tidak maka kita akan tenggelam oleh era disrupsi ini.


Berdasarkan pengamatan Uffie, pada tahun 2019 ini diprediksikan ada 10 teknologi yang berpengaruh pada dunia pendidikan, diantaranya sebagai berikut :

1.    Artificial Intelligent (AI)


Artificial Intelligence ini tidak lepas dari analisis big data, dimana para pendidik bisa membuatkan program khusus untuk masing-masing siswa, sesuai dengan daya tangkap dan kecepatan belajarnya masing-masing sehingga berkesempatan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
AI juga dapat memfasilitasi otomatisasi tugas-tugas administratif seperti penilaian siswa dan penambahan konten cerdas dalam kurikulum.
Berdasarkan proyeksi dari IDC dalam laporan berjudul “FutureScape: Worldwide Education 2019 the Top 10 Predictions”. Pada tahun 2020 nanti, ada 30% kementrian dan institusi pendidikan secara global yang akan memanfaatkan AI ini untuk menciptakan ruang kelas digital yang ramah untuk siswa dan lebih terkontrol dari beragam pengaruh buruk yang ada di dunia maya.

2.    Big Data

Big data analytics menampung berbagai data yang masuk dari device siswa, guru dan sekolah, yang jumlah nya sangat besar sekali.

3.    Internet of Things

Teknologi inilah yang akan menghubungkan semua device siswa, guru, dan stake holder lainnya maupun dengan berbagai peralatan lainnya dalam lingkungan sekolah.
“Nanti, data yang terkumpul dapat dianalisa dan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan siswa. Hal ini tentu nya akan sangat membantu karena dilakukan oleh mesin sehingga lebih cepat dan akurat,” ujar Uffie.

4.    Cloud Computing

Ini adalah penyimpanan di dunia maya yang menjadi penting juga ketika dunia pendidikan masuk ke digital. Berbagai data maupun konten pelajaran akan tersimpan dan dapat diambil atau digunakan oleh siswa, guru, staff maupun stake holder lainnya, sesuai dengan tingkatannya.

5.    Gamification

Adopsi gamification akan menjadi salah satu tren terbesar dalam dunia pendidikan yang akan mengubah proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan menarik. Mengapa?
Gamification ini cukup ampuh untuk menarik perhatian siswa untuk belajar. Karena sebenarnya bermain adalah kegiatan yang sangat disenangi oleh seluruh siswa.
Ditambah lagi, di dalam diri siswa, rasa ingin tahu nya sangat besar. Jika konten pelajaran sudah menarik, ditambah lagi dengan adanya unsur permainan didalamnya, maka rasa ingin tahu itu akan terusik dan akan belajar lebih banyak lagi atau paling tidak ingin menang dalam permainan tersebut. Yang akhirnya akan menikmati pengalaman, terlibat dalam ide atau aktivitas dan membuka diri terhadap kemungkinan belajar.

6.    Immersive Technologies

Teknologi imersif ini meliputi Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), Mixed Reality (MR), Holograph, Telepresence, Digital Twin dan FPV Drone Flight.
Semuanya akan semakin banyak digunakan ketika perangkat keras dan perangkat lunak mulai lebih masal tersedia di pasar.
Menurut Gartner, pada tahun 2022, 70% organisasi akan bereksperimen dengan Immersive Technologies ini. Pertumbuhannya akan semakin tinggi ketika 5G hadir yang menjanjikan latensi lebih rendah dan konektivitas yang lebih kuat, kualitas alat ini akan terus tumbuh, memperluas potensi untuk melengkapi instrumen dalam pendidikan K-12.

7.    Robotic process automation or "RPA"

Komunikasi dua arah antara guru dan siswa sangatlah penting. Namun membutuhkan waktu. Jika dibantu dengan asisten dan robot cerdas yang dilengkapi Artifical Intelligent maka guru akan terbantu.
Misalnya, dalam hal penilaian. Dengan bantuan robot ini maka guru dapat lebih fokus lagi ke tugas-tugas lain terutama yang berhubungan dengan emosional.

8.    Cyber Security

Dengan adanya pengumpulan data yang begitu besar oleh institusi pendidikan maupun aplikasi yang terkait dengan pendidikan, seperti belajar online, maka masalah keamanan data pribadi ini juga menjadi penting untuk diperhatikan.
Salah satu tujuannya, adalah menghindari pemakaian data yang tidak sesuai atau digunakan oleh pihak-pihak yang tidak berhak.

9.    Video-Based Learning

Seiring dengan perkembangan teknologi, pembelajaran berbasis video ini akan semakin digemari. Bukan hanya melalui YouTube saja, tetapi channel lain maupun solusi belajar online juga semakin banyak menyediakan konten video ini.
Bukan rekaman guru yang sedang mengajar ya? Tetapi benar-benar visualisasi dari konten dalam mata pelajaran. Siswa pun menyukainya karena video mudah ditonton, mereka dapat belajar sesuai dengan kecepatan mereka sendiri.

10.  Teknologi Blockchain

Blockchain adalah teknologi baru. Ini akan mendominasi inovasi di banyak bisnis dalam dekade mendatang. Termasuk juga dunia pendidikan. Blockchain ini berguna dalam manajemen ujian, verifikasi kredensial siswa, verifikasi sertifikat dan lainnya.

Cukup sekian yang dapat saya sampaikan, mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam pemaparan materi maupun dalam penulisan. 
Terimakasih dan Semoga bermanfaat.



Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Komentar

  1. Wah bagus sekali pembahasannya. Menambah ilmu dengan beberapa pengenalan teknologi pendidikan

    BalasHapus
  2. Wah bagus buat jd referensi nih

    BalasHapus
  3. Sangat bermanfaat 😊 saya hatah lebih bisa di kembangkan lagi biar makin bermanfaat 👍

    BalasHapus
  4. Bagus,dan sangat bermanfaat,di era sekarang tentu saja kita sebagai pelaku industri sangat memerlukan teknologi.

    Namun saya ingin memberikan pertanyaan,apakah diperbolehkan?

    BalasHapus
  5. Aduh dede diem diem udah kelar tugasya.

    Mantap jiwa.,

    BalasHapus
  6. Mengenai AI (Artificial Intelligence) menurut anda, apakah keberadaan smart phone atau gadget lainnya lambat laun akan menggantikan tingkat kecerdasan manusia?

    Artikelnya luas akan wawasan 👍

    BalasHapus
  7. Makasih Kaka, sangat bermanfaat dan menginspirasi 😊😊

    BalasHapus

Posting Komentar